Pemuda Ini Kecewa Dengan Ucapan Bosnya, Ketika Ia Ingin Minta Izin Karena Ibunya Meninggal, Wajar saja apabila seorang karyawan meminta izin kepada bosnya jika ada salah satu keluarga atau kerabatnya meninggal dunia. Namun, seorang pria di thailand ketika mendengar kabar buruk bahwa ibunya meninggal dunia dan ditolak oleh bosnya ketika meminta izin pulang.

Bosnya tidak hanya memahami perasaan dari karyawannya tersebut, bahkan dengan nada dingin mengatakan ” Percuma pulang juga, memangnya ibumu bisa hidup kembali jika kamu pulang”.

Dalam postingan yang di post netizen thailand bernama @snnnnnnnnn_thxdi twitter mengatakan. Bahwa salah seorang sahabat karibnya yang sedang mendengar kabar ibunya meninggal dunia seketika terpaku sedih.

Temannya kemudian menjelaskan hal itu kepada bosnya, dan bermaksud minta izin pulang untuk melihat ibunya terakhir kalinya dirumah duka. Rekan kerjanya berpikir bos mereka akan memberikan izin kepada temannya. Tapi tak disangka bosnya justru berkata dengan dingin ” Percuma juga melihatnya, memangnya ibumu bisa hidup kembali jika kamu pulang dan tidak ada kremasi?”.

Teman temannya memosting artikel itu bukan main sedih dan kecewa mendengar ucapan bonsnya yang dingin dan tak berperasaan. Sebagai bentuk solidaritas pada temannya, dan kekecewaan serta protes pada bosnya, dia langsung mengundurkan diri.

Setelah mengetahui kejadia itu, netizen merasa bosnya benar benar tidak memiliki perasaan dan sangat keterlaluan. ” Dasar bos koplak, tak tahu diri, keterlaluan”, ” Coba bosnya yang dibakar, apakah darahnya akan panas” tulis salah seorang netizen yang geram.

Ada juga seorang netizen yang membagikan pengalaman : Dia mengajukan izin cuti selama beberapa hari kepada bosnya untuk mengurus ibunya yang dirawat dirumah sakit karena radang paru paru.

” Setelah itu, dia membawa surat keterangan rawat inap ibunya dirumah sakit dan diperlihatkan kepada bosnya. Tak disangka atasannya langsung bertanya ” Ibumu benar benar rawat inap dirumah sakit, atau kami yang malas kerja dan mengambuil cuti dengan cara ini?”.

Benar benar bos yang keterlaluan, keluarga karyawannya sedang berduka, bukannya turut berbelasungkawa, tapi justru dengan nada dingin berkata demikian. Bagaimana bisa memotivasi karyawan untuk bekerja dengan keras apabila memiliki bos seperti itu.

Apakah semua pembaca menyukai artikel ini, jangan lupa untuk membagikan kepada teman teman maupun sosial media pembaca, terima kasih.

Bagikan Postingan Ini :
MoMon
admin@kulitjeruk.co

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *